2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint

2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint


Menggunakan sistem operasi Linux tidak lengkap rasanya jika tidak memasang Tool Penetration Testing  (Pentesting). Karena Linux dengan segala kelebihannya bisa dijadikan mesin tempur yang handal. Yang saya maksud mesin tempur ialah untuk melakukan kegiatan pentesting, baik itu pentesting Wi-Fi, Web, Android, Windows dan lain-lain.

Linux adalah pilihan yang tepat untuk anda yang suka melakukan Pentesting terhadap sebuah sistem. Dengan kode sumber yang terbuka, menjadikan linux sebagai Favorit bagi pengembang tool pentesting dunia.

Bukan Tool Pentensting saja yang dikembangkan di Linux, tapi banyak distribusi yang dilakukan oleh pengembang Linux, sehingga menjadikannya semakin berkembang dan bervariasi. Ada yang dikembangkan sebagai sistem operasi tanpa banyak aplikasi sehingga membuatnya semakin ringan dan tidak sedikit juga dikembangkan menjadi sistem operasi untuk melakukan Pentesting, dengan memasang berbagai macam tool pentesting didalamnya.

Sistem operasi Pentesting yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi linuxer ialah Kali Linux. Sistem operasi yang satu ini sangat digemari oleh pengguna Linux yang suka akan kegiatan pentesting. Kepopuleran Kali Linux bisa anda awasi disitus Distrowatch Page Hit Rangking.

Pada waktu saya menulis postingan ini, Kali Linux belum bisa menandingi Linux Ubuntu dan Linux Mint, yaitu Sistem Operasi Linux yang selalu berada dipuncak dengan pemakai terbanyak. Itu tidak tanpa alasan, Ubuntu dan Linux Mint sangat mudah digunakan dan tergolong ringan dan Linux ini cocok dan sangat dsarankan untuk pemula Linux (Newbie).

Saya sendiri mengunakan Linux Ubuntu pada awal-awal mengenal Linux, disamping ringan dan mudah digunakan, Ubuntu juga mengajarkan saya dalam membangun ilmu tentang linux mulai dari pondasinya sampai keatapnya.

Linux Ubuntu bukan linux yang instan alias langsung pakai semuanya, dalam artian Ubuntu harus dipasang beberapa perangkat lunak untuk menyempurnakan sistemnya, contohnya seperti codec dan plugin, kedua perangkat lunak tersebut sangat diperlukan apabila anda ingin memutar video, musik, ataupun ingin menonton video online. Dan tentu saja anda harus melakukan update dan upgrade untuk menstabilkan sistemnya agar tidak mudah terjadinya kerusakan aplikasi (crash), bukan hanya Linux Ubuntu yang harus diupdate atau diupgrade tapi semua Distro linux juga membutuhkan itu.

Salah satu kelebihan Linux dibandingkan dengan Windows ialah adanya repository, dimana kita bisa memasang aplikasi (install), memperbaharui aplikasi (update) bahkan meningkatkan versi aplikasi (upgrade) melalui internet dengan hanya mengetikkan perintah tertentu pada terminal Linux.

Apasih Repository itu?

Repository Linux ialah sebuah tempat dimana anda bisa mendapatan perangkat lunak yang anda butuhkan ataupun yang sistem butuhkan, seperti Driver, Codec, Plugin, Kernel dan lain-lain secara online. Dengan adanya repository ini anda tidak usah repot-repot untuk mencari aplikasi yang anda butuhkan di internet, cukup dengan mengetikkan perintah APT-GET ataupun perintah untuk mengambil file dari internet lainnya, otomatis sistem Linux akan sendirinya mengambil fie tersebut dan langsung memasangnya tanpa harus meng-klik NEXT lagi seperti pada Windows. Jadi Linux dan internet seakan-akan pasangan kekasih yang tidak bisa dipisahkan.

Berbicara jauh mengenai repository, repository Kali Linux ataupun Distro Linux Pentesting lainnya berbeda dengan repository distro Linux pada umumnya. Perbedaannya ialah keberadaan Tool Pentesting. Pada Linux yang bukan distro pentesting biasanya Tool pentesting yang disediakan sangat sedikit, berbeda dengan repository ditro pentesting seperti Kali Linux yang menyediakan Tool Pentesting yang sangat banyak. Tool Pentesting pada kali linux mencapai pada tingkat ratusan, anda bisa melihatnya pada situs Penetration Testing Tools, disana anda bisa melihat berbagai jenis tool yang digunaa pada Kali Linux tanpa kehilangan satupun.

Tapi bukan berarti Linux biasa seperti Ubuntu dan Linux Mint tidak bisa dipasang Tool Pentesting seperti pada Kali Linux. Hanya saja kita akan melakukan beberapa langkah untuk menambahkan repository Kali Linux kedalam daftar Sources Ubuntu ataupun Linux Mint.

Dengan memasang Repository Kali Linux pada Ubuntu ataupun Linux Mint anda bisa memasang Tool Pentesting seperti yang ada pada Kali Linux.

Pada awalnya saya mencari informasi tentang bagaimana cara memasang Tool Kali Linux pada Ubuntu dan Linux Mint, dengan cara bertanya pada Grup2 yang membahas tentang Linux, tapi pertanyaan dan pernyataan saya tidak ada solusi ataupun jalan yang cocok untuk memasang Tool Kali Linux Pada Ubuntuk dan Linux Mint. Berangkat dari asumsi bahwa Kali Linux memiliki dasar dari Linux Debian, saya mencoba menambahkan Repository Kali Linux pada Ubuntu dan Linux Mint, dan ternyata pada akhirnya saya mendapatkan jawaban yang selama ini saya cari yaitu Ubuntu dan Linux Mint bisa dipasang Tools Kali Linux dengan hanya menambahkan Repositorynya. Ini pasti terdengar gila, sebab eksperimen yang saya lakukan ini bisa menimbulkan ERROR dan itu asumsi dari Linuxer yang takut bereksperimen, hasil eksperimen ada dua, kalau tidak berhasil maka gagal. Pada Awal melakukan Upate dengan menggunakan Repository Kali Linux pada Ubuntu dan Linux Mint terjadi GPG Error, tapi itu berhasil diatasi setelah saya mencari solusinya di internet.

Jika anda bertanya, "Apakah cara ini bisa diterapkan pada Linux Debian?" jawabannya "YA" kenapa tidak, Kali Linux dikembangkan dari Debian, hanya saja berubah namanya karena sudah dipasangi tool-tool pentesting didalamnya.

Untuk memasang Repository Kali Linux pada Debian, Ubuntu, dan Linux Mint, ada 2 (Dua) cara  untuk melakukanya, cara kesatu anda bisa mengikuti cara yang saya terapkan pada Ubuntu 12.04 dan cara kedua ialah dengan memakai Tool Pendukung yang memudahkan anda untuk menambahkan dan memasang Tool Kali Linux pada Debian, Ubuntu dan Linux Mint anda yaitu dengan memakai Tool Katoolin, yang saya masukkan kepostingan ini pada 21 Oktober 2016. Jadi anda bisa memilih salah satu cara tersebut.

Kemungkinan besar cara ini bisa anda terapkan pada Distro Linux turunan dari Debian

CARA KESATU

Ini adalah cara hasil eksperimen yang saya lakukan tidak lama sebelum saya membuat postingan ini. Langkah-langkahnya sebagai berikut:


  • Pertama kunjungi situs yang menyediakan Repository Kali Linux
  • Anda akan melihat Repository Kali Linux disana, baik yang terbaru maupun yang lama, saya menyarankan salin Repository Kali Linux yang terbaru saja, itu terserah anda dalam memilih, tapi Repository Kali Linux 2016.1 yang saya salin ialah seperti ini:

deb http://http.kali.org/kali kali-rolling main contrib non-free
# For source package access, uncomment the following line
# deb-src http://http.kali.org/kali kali-rolling main contrib non-free
  • Setelah itu, Pada Linux Debian, Ubuntu ataupun Linux Mint, buka Terminal anda dan pastikan sudah mendapatkan akses Root. Kemudian ketikkan perintah:

gedit /etc/apt/sources.list
Note: Gedit adalah Tool Editor yang saya gunakan, jadi sesuaikan dengan Editor yang anda punya.

  • Setelah muncul jendela seperti pada gambar dibawah ini, maka Gulir kebawah untuk menemukan ruang yang kosong, kemudian tempelkan Repository Kali Linux yang sudah anda salin tadi.
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint

  • Setelah itu, sekarang Simpan.
  • Kembali lagi ke Terminal Linux anda, sekarang ketikkan perintah:
apt-get update
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint

2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint
  • Tunggu proses update berlangsung, dan ini akan memakan waktu yang lumanyan lama dibandingkan update sebelum menambahkan Repository Kali Linux.
  • Pada akhir proses Update anda akan melihat GPG Error.
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint
  • Tapi itu bukan masalah besar, bisa kita atasi dengan memasukkan perintah ini:
gpg --keyserver pgpkeys.mit.edu --recv-key ED444FF07D8D0BF6
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint
  • Setelah itu masukkan lagi perintah:
gpg -a --export ED444FF07D8D0BF6 | sudo apt-key add -
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint
  • Terakhir ketikkan perintah:
apt-get update
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint
Note: Pada Ubuntu 12.04 anda akan melihat seperti pesan yang tidak biasa anda lihat, tapi itu tidak masalah, hanya saja itu adalah tool pendukung yang diabaikan Oleh Ubuntu 12.04.

  • Sekarang anda bisa melakukan pemasangan Tool-tool Kali Linux pada Debian, Ubuntu, dan Linux Mint anda. Dengan mengetikkan perintah yang berfungsi untuk menginstal seperti perintah yang saya ketikkan ini:
apt-get install mdk3
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint

2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint

Lihat, Ubuntu 12.04 saya ada paket MDK3 karena saya sudah menambahkannya melalui Repository Kali Linux.
Setelah mendapatkan Tooltool yang anda butuhkan, sekarang berikan Comment (#) pada baris repository Kali Linux yang ada di daftar Sources Ubuntu

2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint

Note: Jika anda belum melakukan Comment (#) terhadap baris Repository Kali Linux diatas, Jangan pernah coba-coba untuk melakukan Upgrade. karena akan banyak sekali tool yang konflik antara Tool Kali Linux dengan Tool Ubuntu, Linux Mint ataupun Debian.


CARA KEDUA

Seperti yang saya katakan diatas tadi, cara ini menggunakan Tool Pendukung yaitu "Katoolin" yang memudahkan anda untuk memasukkan Repository dan memasang Tool kali Linux pada Debian, Ubuntu, ataupun Linux Mint. Pada dasarnya prinsip Katoolin juga melakukan cara seperti pada Cara Kesatu yang saya sebutkan diatas. Tidak usah banyak basa-basi, langsung saja kita memasangnya:


Pertama anda membutuhkan tool GIT untuk melakukan cloning, langsung saja ketikkan perintah untuk menginstall Git:
apt-get instal git
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint Katoolin

Setelah itu, sekarang lakukan cloning terhadap Tool Katoolin dengan memasukkan perintah:
git clone https://github.com/LionSec/katoolin.git
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint Katoolin

Kemudian salin file Katoolin kedalam direktori Bin dengan mengetikkan perintah:
cp katoolin/katoolin.py /usr/bin/katoolin
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint Katoolin

Setelah itu, sekarang berikan akses permisi eksekusi terhadap file Katoolin tersebut dengan mengetikkan perintah:
chmod +x  /usr/bin/katoolin
Sekarang adalah langkah dimana anda melakukan eksekusi terdapat Tool Katoolin, dengan mengetikkan perintah:
katoolin
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint Katoolin

Setelah anda melakukan Eksekusi terdahap Tool Katoolin, anda akan melihat Katoolin Home yang berisikan pilihan-pilihan yang bisa anda gunakan, karena tujuan kita adalah ingin memasang repositoty dan memasang Tool Kali Linux, jadi pilihlah yang kesatu dengan mengetikkan perintah 1.
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint Katoolin

2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint Katoolin

Setelah menambahkan Repository Kali Linux, sekarang lakukan Update dengan cara memilih menu kedua, yaitu Update, ketikkan angka 2.
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint Katoolin

Setelah update selesai, sekarang pilihlah menu 3 yaitu "Remove All Kali Linux Repositries" dengan mengikan angka 3 kemudian 3 lagi.
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint Katoolin

2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint Katoolin

Sekarang anda perlu kembali ke Menu Utama Katoolin. Ketikkan perintah:
back
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint Katoolin

Setelah anda kembali ke Menu awal, sekarang pilih "View Categories" dengan cara mengetikkan perintah 2.
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint Katoolin

Akan keluar semua Karegori Tool yang ada pada Kali Linux, sekarang anda tinggal memilih Kategori Tool yang anda inginkan untuk memasang Tool yang anda butuhkan. Kalau saya memilih "Information Gathering" berarti saya mengetikkan perintah 1.
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint Katoolin

Terlihatlah Tool-tool yang berfungsi untuk mengumpulkan informasi seperti pada gambar dibawah ini.
Saya memilih NMAP untuk dipasang pada Ubuntu milik saya. Jadi saya mengetikkan perintah 35.
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint Katoolin

Setelah memasang NMAP pada Ubuntu 12.04, saya memeriksa apakah Nmap tersebut benar-benar terpasang atau tidak dengan menutup jendela Katoolin, anda bisa menekan tombol CTRL+C.

Kemudian saya mengetikan perintah yang berguna memeriksa perintah Nmap.
2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint Katoolin


Itulah 2 (dua) cara untuk menginstall Tool Kali Linux di Ubuntu, Debian, dan Linux Mint, semoga bisa bermanfaat dan berguna untuk penulis dan pembaca.

Masukan dari pembaca yang sifatnya membangun sangatlah saya perlukan untuk menjadi dorongan bagi saya menulis postingan yang jauh lebih baik kedepannya.




3 Responses to "2 Cara Install Tools Kali Linux Di Debian, Ubuntu Dan Linux Mint"

  1. Ada error di repository seperti ini:

    Fetched 23.5 kB in 22s (1,025 B/s)
    W: Failed to fetch http://security.kali.org/kali-security/dists/kali/updates/main/binary-armhf/Packages 404 Not Found

    W: Failed to fetch http://security.kali.org/kali-security/dists/kali/updates/contrib/binary-armhf/Packages 404 Not Found

    W: Failed to fetch http://security.kali.org/kali-security/dists/kali/updates/non-free/binary-armhf/Packages 404 Not Found

    W: Failed to fetch http://http.kali.org/kali/dists/kali/main/binary-armhf/Packages 404 Not Found

    W: Failed to fetch http://http.kali.org/kali/dists/kali/non-free/binary-armhf/Packages 404 Not Found

    W: Failed to fetch http://http.kali.org/kali/dists/kali/contrib/binary-armhf/Packages 404 Not Found

    E: Some index files failed to download. They have been ignored, or old ones used instead.


    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf gan, repository diatas tidak lagi dipakai, coba pakai repo yang ini gan http://docs.kali.org/general-use/kali-linux-sources-list-repositories

      Delete